Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Liburan Di Desa: Tempat Traveling Paling Berkesan

Minggu, 24 Januari 2021




Hai, Sobat Pembaca

Assalaamu'alaikum


Tidak sedikit tempat wisata di seluruh penjuru tanah air. Namun, Bagi kami sekeluarga yang sangat jarang melakukan perjalanan wisata, liburan di desa adalah tempat traveling paling berkesan yang selalu kami rindukan setiap libur lebaran.

 

Desa dengan sejuta pesonanya sudah membius kami sekeluarga. Keinginan   untuk datang lagi dan lagi selalu ada setiap kaki menjauh dari lahan hijau penuh pesona itu. Terlebih lagi, desa yang kami kunjungi adalah desa tempat kelahiran suami saya, tempat hampir seluruh keluarga besar berkumpul. Bagi kami sekeluarga yang tinggal di kota, beberapa hari tinggal di desa adalah saat yang ditunggu. Anak-anak siap melayani segala sesuatunya sejak semula sebelum akhirnya.


Perjalanan ke desa selalu seru! Kendati hiruk pikuk kehidupan di kota yang menjadi keseharian kami memiliki banyak keindahan dan hal-hal yang menarik, keseruan tinggal di desa selalu menjadi saat yang dinanti. Mulai si sulung hingga si bungsu, senantiasa menyambut gembira karena desa adalah tempat traveling paling berkesan bagi kami sekeluarga.


3 Alasan Mengapa Berlibur ke Desa Selalu Seru


Rutinitas yang padat setiap hari tentu membuat jenuh dan penat. Sesekali memang kami refreshing  ke mal tidak jauh dari rumah. Namun, karena suami saya tidak begitu suka jalan-jalan ke mal maka jadilah pergi ke desa menjadi bagian dari rencana kepergian kami saat musim liburan tiba. Akhirnya, kami jadi terbiasa pulang ke desa menempuh perjalanan puluhan kilometer demi mendapat kan suasana desa yang menyenangkan. 

Ada 3 alasan mengapa berlibur di desa selalu seru. 




1. Bisa Melampiaskan Rindu dengan Kampung Halaman


Suami saya meninggalkan kampung halaman sejak lulus SD. Untuk melanjutkan sekolah di SMP, beliau bertolak dari Gresik menuju Surabaya mengikuti saudara yang menyekolahkannya hingga lulus kuliah. Sejak menikah dan memiliki lima anak sekarang, berlibur ke desa adalah tempat yang menyenangkan yang kerap menjadi tujuan utama. Perjalanan selalu diiringi dengan napak tilas tempat-tempat penting saat masih kanak-kanak, mulai sawah, balai desa, sekolah, masjid, hingga rumah tetangga-tetangga yang sebagian masih ada hubungan saudara. Tetangga masih ada hubungan saudara? Kok bisa? Ini yang unik. Warga desa tempat kelahiran suami memiliki kebiasaan menjodohkan anak mereka sehingga beberapa tetangga masih ada hubungan keluarga. Hanya saja, kebetulan suami saya merantau ke Surabaya dan bertemu dengan saya yang asli warga Surabaya sebagai jodohnya. 


2. Bisa Memicu Kebahagiaan


Bertemu dengan sanak saudara membuat suasana hati berbeda. Keriuhan dan kepenatan tinggal di kota seketika lenyap saat disambut keramahan penduduk desa yang hangat. Biasanya kalau kami datang, saudara-saudara langsung datang dan berkumpul. Meskipun hanya menyapa dan menanyakan kabar, kedekatan di antara kami sungguh sangat terasa. Kepedulian mereka kepada kami yang datang dari kota membuat kami merasa seperti tamu spesial. Padahal, seperti itulah cara mereka menyambut semua tamu dari jauh, selalu antusias. Keakraban langsung menjalar di dada kami sehingga membuat kami merasa saling dekat. Kedekatan itu kemudian menurun ke anak-anak kami. Dengan penyambutan yang hangat, anak-anak jadi akrab dengan saudara-saudara di desa.


3. Bisa Menghilangkan Stres

 

Keakraban yang terjalin saat bertemu sanak saudara di desa dan suasana desa yang nyaman adalah penghilang stres terampuh bagi kami. Beberapa hari saja di desa cukup memantik kebahagiaan. Begitu juga dengan anak-anak yang langsung menikmati suasana desa yang sejuk dan asri. Kebahagiaan kecil semacam ini berdampak sangat besar karena bisa membuat kami semangat lagi saat harus kembali ke kota menjalankan rutinitas harian dengan segala hiruk pikuknya.


Desa Tulung: Tempat Berwisata Paling Berkesan 




Penasaran dengan desa tempat kami berlibur? Ini dia .... Namanya Desa Tulung. Sebuah desa di Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik ini memang bukan tempat tujuan wisata. Desa seluas 21.214 hektar ini tergolong padat penduduk. Total jumlah penduduk yang tercatat sebanyak 2.320 jiwa membuat desa ini tidak pernah sepi. 




Meski sering dilanda kekeringan, desa ini tergolong desa yang asri. Dengan mata pencaharian utama penduduknya sebagai petani, sepanjang mata memandang, sawah yang luas menghijau jadi pesona unik. Desa Tulung berbatasan dengan Desa Lampah di sebelah Utara, Desa Slempit di sebelah Selatan, Desa Glindah di sebelah Barat dan Desa Turirejo di sebelah Timur. 

Selain sebagai petani, mata pencaharian penduduk desa ini adalah buruh tani, arsitek, Pegawai Swasta, dan Pegawai Negeri Sipil. Bermacam profesi membuat desa ini semarak dengan beragam kegiatan sehingga kendati tinggal di desa, penduduk tidak terbelakang. Apalagi, desa ini sudah memiliki waduk, masjid, gedung SD, dan bermacam sarana dan prasarana penunjang kehidupan lainnya.


1. Waduk Tulung



Waduk ini adalah waduk kebanggaan penduduk desa yang sangat besar manfaatnya. Air dari waduk yang jernih ini dibagi ke seluruh penduduk desa, mulai untuk mandi, mencuci baju, menyiram tanaman, memberi makan dan minum ternak peliharaan, hingga memasak. Waduk luas ini tidak jarang mengalami kekeringan saat musim kemarau panjang datang. Saat itu terjadi, penduduk biasanya membeli air dari desa lain. Uniknya, mereka tidak mengeluh dengan keadaan ini. Kesulitan mendapatkan air menjadi hal biasa saat musim kemarau panjang tiba. Saat musim hujan pun, banjir adalah hal biasa bagi mereka. Sikap tegar inilah yang memikat hati kami. Betapa kecintaan terhadap kampung halaman  membuat mereka menerima apa pun dan bagaimana pun situasi di desa.


2. Masjid Desa yang Megah



Penduduk Desa Tulung yang kebanyakan beragama Islam sangat beruntung memiliki tempat ibadah yang menurut saya lumayan megah untuk ukuran di desa. Dengan desain yang mewah, masjid berkubah hijau yang teduh ini hampir tidak pernah sepi jama'ah, terutama saat hari besar keagamaan. Tua muda, besar kecil, laki-laki dan perempuan, semua tumpah ruah di sekitaran masjid turut serta hari merayakan besar keagamaan. 









3. SDN yang Rapi dan Megah





Siapa pun yang melihat SDN Tulung ini pasti memiliki pemikiran yang sama. Sebagai sekolah di kawasan desa, gedung SDN ini memiliki tampilan megah dan menawan. Setiap sudutnya rapi, bersih, dengan penataan ruang yang sangat baik. SDN yang berusia puluhan tahun ini telah melalui beberapa tahapan pembangunan hingga bangunan terlihat kokoh seperti itu. Lapangan yang luas, ruang kelas yang bersih, juga tanaman yang rindang di sana sini, membuat semua penghuninya nyaman berada di lingkungan sekolah. Di sinilah suami saya dulu bersekolah, sebelum akhirnya menuju ke Surabaya untuk melanjutkan SMP.



Di samping waduk, masjid dan gedung SDN yang memikat, hamparan sawah yang menghijau di sepanjang mata memandang merupakan pesona yang membuat kami tidak bosan bertandang ke desa ini. Belum lagi kuliner khas yang tersaji setiap kami datang, yaitu sambal geblek (sambal terasi dengan campuran potongan kacang panjang mentah), rawon kare (ayam kampung yang dibumbu kare, tetapi ditambah kluwek), dan penyet ikan (ikan yang digoreng, kemudian ditekan di atas sambal terasi). 


Baca juga:




Kebersamaan memang biasa kami lakukan di mana saja. Namun, keseruan berlibur di desa adalah kebersamaan yang terasa beda. Bertemu dengan orang-orang yang tulus dan apa adanya membuat kami belajar pentingnya hidup sederhana dan menjauhkan diri dari kepura-puraan yang tak perlu. Persaudaraan yang hangat dari penduduk desa menjadikan tempat ini tempat traveling paling berkesan yang selalu ingin kami ulangi lagi dan lagi. Sayangnya pandemi belum pergi. Libur lebaran yang lalu tidak ada acara ke desa sehingga kami hanya berkomunikasi lewat video call saja. Semoga saat liburan mendatang kami bisa mengukir kenangan kembali seperti liburan yang lalu. 


Wassalaamu'alaikum


Salam santun,

Dian Rahayu



Tulisan ini diikutsertakan dalam 30 Hari Tantangan Penulisan Sahabat Hosting


Nasi Bebek: Makanan Penggugah Selera yang Melegenda

Jumat, 26 Juni 2020


Hai, Sobat Pembaca

Assalaamu'alaikum

Apa makanan favorit keluarga Anda? Kami sekeluarga penggemar nasi bebek. Kalau tempat makannya, kami sekeluarga kompak suka makan di warung atau resto mana saja. Nasi bebek memiliki pesona tersendiri di hati kami. Apakah ada yang sama dengan kami? Saat makan bebek sekeluarga adalah momen yang menyenangkan. Kadang makan di warungnya, kadang makan di rumah. Keduanya sama-sama menyenangkan.

Daging bebek adalah salah satu sumber protein yang baik selain daging ayam. Dalam daging bebek terkandung banyak zat-zat bergizi.

1. Protein

Protein berguna sebagai zat pembangun tubuh. Dalam 100 gram daging bebek, meyediakan 55% kebutuhan protein harian Anda. Wow! Hebat, kan?

2. Lemak

Anda harus membatasi asupan lemak jenuh dalam tubuh hingga tidak lebih dari 7-10 persen dari kalori harian Anda. Konsumsi lemak jenuh memiliki efek lebih besar pada kadar kolesterol. Untuk amannya, menggoreng daging bebek tidak dengan minyak kelapa sawit, tetapi dengan minyak kedelai, minyak jagung, atau minyak zaitun. Atau bisa juga mengolah daging bebek dengan cara dibakar. 

Sebanyak 85 gram daging bebek yang dimasak tanpa kulit mengandung 4 gram lemak jenuh, dan mengandung 75 miligram kolesterol. Sementara,  85 gram daging bebek yang dimasak dengan kulit mengandung 8 gram lemak jenuh dan 70 miligram kolesterol. Ini bisa jadi alternatif menikmati daging bebek yang lezat tanpa khawatir.

3. Vitamin dan Mineral

Dalam daging bebek terdapat vitamin B6 dan B12. Sedangkan kandungan mineralnya sangat melimpah. Ada zat besi, kalium, fosfor, magnesium dan selenium. Zat besi merupakan pengatur berbagai aktivitas metabolik, mengatur pertumbuhan sel, dan membantu dalam produksi enzim tertentu.

Dalam 3,5 gram daging bebek, mengandung 1,9 miligram zat besi dan 14 miligram selenium. Keduanya berfungsi meningkatkan imun.

Manfaat Daging Bebek

Membaca beragam kandungannya di atas, daging bebek sangat baik dikonsumsi asal dalam jumlah yang wajar. Mau tahu, apa saja manfaatnya? Berikut ini di antaranya.

1. Menjaga Kinerja Otot

Daging bebek banyak memiliki kandungan protein hewani dan sedikit sodium yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan sel-sel otot dan jaringan tubuh sehingga sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan dan ibu-ibu hamil agar kinerja otot optimal.

2. Mencegah Anemia

Zat besi yang teedapat pada daging bebek cukup tinggi dibandingkan dengan daging ayam, daging bebek mampu memenuhi sekitar 50% kebutuhan harian zat besi dalam tubuh orang dewasa. Daging ayam memenuhi hanya sekitar 9%. Wow ... jauh, ya, selisihnya! Zat besi bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hemoglobin dalam tubuh dan mencegah anemia.

3. Menjaga Kesehatan Rambut

Tiap 100 gram daging bebek panggang mengandung 0,5 mg riboflavin (vitamin B2) atau memenuhi 28% dari kebutuhan sehari Anda, yang penting untuk membantu melepaskan energi dari makanan, serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut. Wah, asyik, nih! Makan nasi bebek, perut kenyang, rambut sehat.

4. Melancarkan Sistem Pencernaan

Jangan dikira hanya sayur dan buah saja yang bisa melancarkan pencernaan. Daging-dagingan pun bisa, lo? Daging bebek mengandung niacin (vitamin B3) sehingga dapat melancarkan pencernaan.

Agar Bisa Makan Daging Bebek tanpa Khawatir

Sudah umum dikenal di masyarakat, bebek mengandung kolesterol yang tidak baik bagi jantung. Agar tetap bisa mengonsumsi daging bebek tanpa khawatir, perhatikan hal berikut ini.

1. Hindari makan daging bebek yang renyah karena biasanya yang renyah berkulit banyak;
2. Tidak terlalu sering makan bebek goreng. Lebih baik direbus atau dibakar agar aman. Resep memasak daging bebek agar tetap lezat meski tidak digoreng bisa dicari di mesin pencari Google. Anda bisa memilih resep di sana sesuka hati;
3. Bila harus digoreng, gunakan minyak sedikit saja. Gunakan minyak kedelai atau minyak zaitun;
4. Dalam sehari, cukup makan satu porsi saja;
5. Gunakan bumbu yang tepat dan alami, misalnya bawang, cabai, lada dan rempah tanpa penggunaan gula atau garam. Hal ini akan mendukung metode pemasakan bebek lebih sehat.
6. Carilah makanan pendamping daging bebek yang rendah kolesterol untuk mengimbangi tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam daging bebek, seperti mentimun dan kemangi sebagai lalapan, semangka yang mengandung likopen, asam amino dan kalium, serta jeruk nipis yang mengandung zat flavonoid. Semua zat tersebut dapat mengontrol kolesterol dalam darah untuk kesehatan jantung.

Warung Nasi Bebek Ning Mah: Warung Favorit Keluarga

Sebenarnya, warung nasi bebek di mana saja sama saja nikmatnya bagi saya dan keluarga. Namun, warung nasi bebek Ning Mah ini agak spesial bagi kami. Tidak saja karena dagingnya yang empuk, bumbunya yang spesial, poyanya yang gurih (kelapa parut yang digoreng kering),  dan sambalnya yang ekstra pedas, tetapi juga karena harganya yang tidak mahal. Sangat ramah di kantong.

Lokasinya juga strategis. Terletak di bilangan Jalan Demak, Surabaya, tepat di kanan jalan perempatan jalan menuju PGS (Pusat Grosir Surabaya). Tidak sulit mencarinya meskipun warung favorit kami ini tidak ada di peta Surabaya dan tidak ada pula di google map.

Menikmati nasi bebek sebetulnya sama saja dengan menikmati makanan bersambal lainnya. Ada kepuasan tersendiri menikmati pedasnya sambal. Yang membuatnya berbeda adalah saat sambal khas Ning Mah yang pedasnya maksimal itu beradu dengan bebek goreng empuk beserta bumbunya. Hmmm ... nikmatnya pun maksimal.

Apakah tidak ada warung nasi bebek lain di Surabaya sampai memilih Ning Mah menjadi tempat makan favorit? Banyak!

Surabaya surganya nasi bebek. Ini menurut saya, ya ... jadi subjektif sifatnya. Kalau beberapa tahun yang lalu makan nasi bebek hanya di malam hari. Maka sekarang ini, di Surabaya, kota kelahiran saya, warung nasi bebek bisa ditemui di sepanjang hari. Mulai pagi, siang, sore, sampai malam ada. Bahkan, ada warung nasi bebek yang buka 24 jam! Seru, kan ...

Yang terkenal adalah:

1. Bebek Purnama

Warung Bebek Purnama sudah berdiri sejak 1992. Entah mengapa, Bebek Purnama menjamur di berbagai kawasan di Surabaya, padahal pemiliknya mengaku tidak membuka cabang. Bebek purnama yang asli terletak di depan sebuah banguban yang dulunya merupakan Bioskop Purnama, sedangkan yang lain hanya meniru atau sekadar terinspirasi. Yang menarik, Bebek Purnama masih betah dijual di tenda kaki lima, bukan di restoran mewah.

2. Bebek Sinjay

Bebek goreng legendaris ini memiliki cabang di Surabaya. Anda tidak perlu  menyeberang ke Madura bila ingin menikmati bebek lezat yang garing dan empuk ini. Dagingnya kesat dan tidak begitu berminyak. Sambal pencitnya juga istimewa dan mengundang selera. Apalagi, Anda boleh mengambil sambal nikmat itu sepuasnya. Luar biasa, kan? 

3. Bebek Harissa

Kalau mau makan bebek goreng di tempat yang mewah, di Bebek Harissalah tempatnya. Makan bebek memang identik dengan warung kaki lima. Namun, Bebek Harissa menjadi pelopor restoran mewah dengan menu bebek goreng. Uniknya, di restoran yang satu ini kerap menciptakan inovasi baru, seperti bebek sambal ijo, bebek rempah, atau bebek resep Thailand dengan 50 buah cabai rawit. Waaaah, bagaimana pedasnya?

4. Bebek Palupi

Bebek Palupi terkenal dengan sambalnya yang merah menggoda dan minyak bekas menggoreng yang banyak bumbunya. Penggemar Bebek Palupi rela mengabaikan kolesterolnya meningkat demi menikmati gurih dan lezatnya bebek yang bumbu dan minyaknya melimpah ini.

5. Bebek Padin

Makan nasi bebek sepanjang waktu? Di Bebek Padinlah tempatnya. Warung bebek yang satu ini buka 24 jam non stop. Sambalnya memikat, bumbunya lezat, daging bebeknya kesat, dan lalapan beraneka macam yang menarik minat, membuat tempat makan ini selalu ramai pembeli. Terlebih lagi, di warung ini juga menyediakan menu lain selain bebek goreng, yaitu aneka ikan goreng, udang goreng, juga udang bumbu merah. Varian menu yang banyak membuat pembeli leluasa memilih. Meski harganya konon tergolong mahal, warung ini tidak pernah sepi. 

Selain kelima tempat di atas, masih sangat banyak warung nasi bebek di Surabaya. Hampir di setiap kecamatan ada dan siapa pun tidak akan kesulitan mencari nasi bebek di Surabaya.

Warung bebek Ning Mah masih juara di hati kami. Bukannya lebay, kami sekeluarga yang memang gemar makan nasi bebek sudah menjadikan warung bebek Ning Mah ini favorit.

Warung ini baru mulai menata meja pukul 19.30 dan start mulai bisa makan pukul 21.00. Meskipun agak malam untuk ukuran makan malam bagi kami, keseruan makan di warung sederhana yang selalu ramai pembeli itu selalu menyenangkan. Konon, warung itu sudah eksis sejak lebih dari 20 tahun lalu. Wow!

Bagi kami sekeluarga yang sangat gemar makan nasi bebek, warung Ning Mah adalah yang nomor satu karena ada perpaduan manis nan spesial antara rasa dan harga. Biasanya, kalau mau rasa yang enak harus mau bayar mahal. Nasi bebek Ning Mah rasanya enak, tetapi harganya tidak mahal. Asyik, kan?

Kalau berkunjung ke Surabaya, jangan lewatkan mengunjungi warung sederhana di perempatan lampu merah Jalan Demak. Kalau makan bisa sambil menikmati lalu lalang kendaraan bermotor dan mengagumi gemerlap bintang di langit (alias warung kaki lima tak beratap) 

Bukankah kepuasan makan bersama bukan terletak pada mewahnya tempat makan? Bagi kami, kepuasan ada pada lezatnya makanan, harga yang pas, dan kebahagiaan yang melimpah karena ada kesempatan makan bersama meskipun hanya di warung pinggir jalan.

Wassalaamu'alaikum

Dian Rahayu


Referensi:

1. Hello Sehat
2. Dokter Sehat

7 Kiat Merawat Wajah Usia 40 Tahun Keatas

Rabu, 24 Juni 2020



Assalaamu'alaikum

Hai, Sobat Pembaca


Kulit wajah tidak lagi halus dan kenyal saat usia bertambah. Penuaan dini dimulai saat memasuki usia 30 tahun dan makin nyata mulai usia 40 tahun. Merawat wajah harus lebih intens dilakukan agar kulit wajah cerah dan selalu bersih.

Apakah Anda termasuk orang yang sangat peduli pada perawatan wajah? Atau biasa-biasa saja dan cenderung menggampangkan? Mulai sekarang, jangan lagi meremehkan hal ini karena akan berdampak sangat serius pada penampilan. 

Meskipun bukan utama, penampilan menambah kepercayaan diri dan otomatis akan meninggallan kesan yang baik dalam sosialisasi, di mana pun berada.

Kulit Anda membutuhkan perawatan khusus pada usia 40 tahun keatas.  Jangan dikira  sama dengan ketika Anda berusia 20 tahun dengan kulit yang lembut dan halus. Mulai usia ini, kerutan dan kendur jauh lebih jelas. 

Memasuki usia 40 tahun, perawatan kulit wajah difokuskan pada pengencangan dan pencegahan penuaan dini. Jadi, tidak lagi sekadar agar wajah bersih dan cerah saja. 

Bila ingin tetap cantik di usia ini, tenang saja. Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Perawatan harian sendiri dengan biaya yang lebih murah bisa dilakukan di rumah, asalkan Anda melakukannya dengan rutin dan disiplin.

Berikut ini kiat merawat kulit tetap cerah dan awet muda di usia 40 tahun keatas.

1. Cuci Wajah Setiap Hari

123rf.com


Mencuci wajah dengan sabun sangat dianjurkan pada usia ini. Selain membersihkan debu dan kotoran yang menempel di wajah, sabun wajah juga bisa mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di wajah yang menyebabkan wajah terlihat kusam, kering dan kasar.

Meskipun harus rutin dibersihkan, bukan berarti terlalu sering, ya. Wajah yang bersih memang terasa begitu nyaman. Namun, terlalu sering mencuci wajah akan membuat makin banyak minyak alami yang dibersihkan. Wajah pun jadi makin banyak memproduksi minyak. Duh, pasti tidak nyaman, kan?

2. Gunakan Pelembab

Freepik.com


Penurunan jumlah estrogen dalam tubuh membuat kulit makin kering di usia ini. Itulah sebabnya, perlu lebih banyak pelembab agar tidak kasar ketika digaruk, terlindung dari sinar ultraviolet dan efektif menghilangkan komedo.

Pilih pelembab berbahan dasar air. Untuk kulit yang berminyak, hindari memilih produk pelembab dan krim mengandung minyak untuk melembabkan. 

Bahan dasar air tidak memberatkan, tetapi melembabkan tanpa membuat kulit jadi makin berminyak.

3. Rutin Memakai Tabir Surya

Freepik.com


Jangan abaikan pemakaian tabir surya! Pemakaian setiap hari dapat mencegah hiperpigmentasi pada wajah. Juga membantu meremajakan kulit wajah dan mengurangi risiko terkena kanker.

4. Memakai Krim di Area Mata

123rf.com


Krim khusus area mata sangat dianjurkan bagi Anda untuk mencegah kerutan di area mata dan menghindari lingkaran di bawah mata. Namun, hindari menggosok terlalu kuat di area mata karena area ini tipis dan sensitif. Krim mata dengan pemakaian teratur juga bisa menjaga elastisitas kulit area mata agar tetap kencang.

5. Hindari Eksfoliasi Wajah Berlebihan

123rf.com

Eksfoliasi wajah atau pengelupasan sel kulit wajah adalah salah satu perawatan wajah yang dilakukan untuk menghilangkan kotoran, seperti debu, sisa make up, dan sel-sel kulit mati yang membuat kulit tampak kusam. Salah satunya, kita mengenalnya dengan scrub. 

Sebaiknya, scrub tidak dilakukan berlebihan agar tidak terjadi iritasi yang menjadikan kulit wajah makin kering dan proses penuaan lebih cepat terjadi. Sayang sekali, kan? Maksudnya merawat, eh ... malah merusak.

6. Gunakan Skincare yang Mengandung Vitamin C

123rf.com


Produk perawatan kulit yang mengandung vitamin C berguna untuk menyamarkan bintik-bintik gelap karena hyperpigmentasi.
Vitamin C merupakan vitamin alami yang dapat digunakan untuk semua jenis kulit karena mengandung antioksidan yang dibutuhkan kulit wajah. Tidak hanya itu. Vitamin C juga membantu proses penyembuhan dan regenerasi kulit wajah yang sedang bermasalah.

7. Hindari Makanan Terlalu Berminyak

123rf.com


Makanan berminyak dapat membuat kelenjar minyak di kulit memproduksi lebih banyak minyak. Minyak yang digunakan untuk menggoreng mengandung omega 6 tinggi dan karenanya berkontribusi pada ketidakseimbangan hormon.

Yang mengerikan, bila akibat makan makanan berminyak jadi gaya hidup, kita jadi sulit menghindar dari kebiasaan ini. Alhasil, wajah jadi mudah berjerawat.

Sebaiknya, makan makanan sehat, seperti buah dan sayur yang diperbanyak untuk kesehatan kulit wajah. Selain itu, asupan gula yang berlebihan akan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Tingginya tingkat insulin ini akan memicu produksi sebum di permukaan kulit. Sebum inilah yang kemudian menutup pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat.

Review Wardah Renew You Anti Aging Facial Wash




Memenuhi permintaan konsumen, khususnya usia 30-40 tahun keatas, Wardah menghadirkan sabun wajah  yang tidak saja membersihkan dan mencerahkan, tetapi juga efektif mengangkat sel kulit mati.

Wardah Renew You Anti Aginh Facial Wash 100 ml merupakan produk pembersih wajah dari Wardah Research Laboratory untuk merawat kulit wajah yang mengalami tanda-tanda penuaan dini dan dapat membantu mengatasi semua masalah kulit wajah usia 30-40 tahun keatas.

Informasi Produk:

– Netto 100 ml
– POM NA18171203062
– Halal certified.


Klaim

– Menyegarkan dan mencerahkan;
– Mengangkat kotoran, sisa make up, dan  minyak berlebih;
– Menjaga kelembaban kulit;
– Mengangkat sel kulit mati.


Kemasan

Kemasan berbentuk tube berwarna ungu dengan tutup warna putih model fliptop. Tidak ada kotak kemasan dan segel untuk pengamanan. Saya kadang berpikir kalau kemasannya kurang higienis seandainya ada yang iseng buka tutupnya. Jadi tidak ketahuan juga  itu produk baru atau pernah dipakai.


Harga:

Rp. 30.000,00 - Rp. 35.000,00


Bahan:

Aqua, Sodium Laureth Sulfate, Sodium Lauroyl Sarcosinate, Potassium Cocoyl Glycinate, Cocamidopropyl Betaine, Lactic Acid, Panthenol, Propylene Glycol, Sodium Chloride, DMDM Hydantion, Guar Hydroxpropyltrimonium Chloride, Fragrance, Glycolic Acid, Salicylic Acid, Disodium EDTA, Glycerin, Vaccinium Myrtillus (Bilberry) Fruit/Leaf Extract, Saccharum Officinarum (Sugar Cane) Extract, Citrus Aurantium Dulcis (Orange) Fruit Extract, Citrus Medica Limonum (Lemon) Fruit Extract, Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract, Palmitoyl Tripeptide-5.


Tekstur dan Aroma

Tekstur gel bening, tanpa scrub, dan lembut saat dipakai. Busanya tidak terlalu banyak dan seperti berminyak.


Cara Pakai

Tuangkan secukupnya pada telapak tangan yang telah dibasahi dan busakan. Usapkan pada wajah pijat lembut dan bilas hingga bersih.

Dibanding facial wash Wardah yang lain, varian wardah yang ini busanya tidak terlalu melimpah.


Dengan pemakaian rutin dan teratur, Anda akan mendapatkan wajah yang kesat bersih, cerah dan lembut, tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Asyik, kan? Lakukan 7 kiat di atas untuk hasil maksimal sekaligus mencegah tanda-tanda penuaan dini.

Review Buku: Tentang Kamu (Menguak Misteri Berbalut Kisah Cinta dan Pengorbanan, juga Besarnya Arti Sebuah Ikatan Persahabatan)

Sabtu, 25 April 2020


Judul : Tentang Kamu
No. ISBN : 978-602-08-2234-1
Penulis : Tere Liye
Editor: Triana Rahmawati
Penerbit : Republika Penerbit
Jumlah Halaman : 524 hlm
Kategori : Fiksi, Drama, Historical Fiction, Romance

Blurb:

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu,

itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku.

Cinta memang tidak perlu ditemukan,

cintalah yang akan menemukan kita.

Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali,

aku tidak akan menangis karena sesuatu telah

berakhir, tapi aku akan tersenyum karena

sesuatu itu pernah terjadi.

Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi.

Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir.

Maka biarlah hidupku mengalir seperti

sungai kehidupan.


Saat karantina karena meluasnya sebaran COVID 19 sekarang ini, saat semua aktivitas harus dilakukan di rumah saja, saya teringat kembali dengan novel TERE LIYE ini. Buku setebal 524 halaman ini sukses membuat saya larut dalam keharuan bertubi-tubi. Bukan sekali, bahkan sudah tiga kali saya menamatkan buku tebal ini. Bukan. Bukan sekadar karena diksi yang memesona, tetapi nilai-nilai kehidupan  yang berhamburan hampir di setiap lembar novel ini sungguh memperkaya jiwa, menambah wawasan, dan menguatkan hati. 

Kisah-kisah yang mengalir manis dalam novel ini sesuai dengan kondisi lockdown yang kita hadapi sekarang. Novel ini mengupas tentang kesungguhan, tentang kerja keras, tentang kesabaran tak berbatas, tentang keteguhan hati, tentang kesetiaan, dan tentang besarnya arti sebuah pengorbanan.

Penggemar novel Tere Liye tentu tidak asing dengan gaya menulisnya yang "melompat-lompat." Pembaca dibuat tak bisa membaca sepotong-sepotong karena sering kali harus membaca urut dan lengkap bila ingin meraup makna  dalam novelnya. Demikian pula dalam novel Tentang Kamu ini. Kalau ingin memahami secara utuh, harus mau membaca urut dari awal sampai akhir. Tidak melompat-lompat. Nah, ini yang sulit buat saya. Gaya saya membaca adalah "melompat-lompat." Saya mulai dari membaca daftar isi, kemudian memilih bab yang saya suka. Ternyata cara ini sama sekali tidak berlaku saat membaca novel Tere Liye, juga beberapa novel lain. Membaca urut sebuah novel membantu saya memiliki pemahaman yang utuh dalam setiap karya. 

Novel Tere Liye yang satu ini membuat saya bingung mengelompokkan ke genre apa. Awalnya, kata-kata manis penuh cinta membuat saya mengira kalau novel ini bergenre romance. Namun, kisah yang menukik, meliuk-liuk, dan mengaduk-aduk  pembaca dengan alur maju mundur menjadikan karya yang satu ini pantas digolongkan berkategori drama dan fiksi histori.
Penulis dengan tegas menuliskan dalam baris-baris kalimatnya bagaimana kisah yang dulu sebagai dasar mengungkap misteri hari ini dengan sangat manis.

Adalah Zaman Zulkarnaen. Seorang warga negara Indonesia, sudah menetap di London sejak menyelesaikan kuliah master hukum di Oxford University. Takdir membawanya bergabung dengan Thompson  & Co, sebuah firma hukum kenamaan di London, setelah beberapa waktu sebelumnya laki-laki lajang itu mengirim aplikasi ke firma itu. Untuk mendapatkan posisi bergengsi di firma itu, Zaman ditugaskan untuk mengurai misteri tentang uang warisan berjumlah sangat fantastis milik seorang WNI seperti dirinya, yaitu Sri Ningsih.

Petualangan penuh kejutan dan misteri dimulai tepat setelah kasus itu dilimpahkan kepadanya. Menggunakan jet pribadi milik firma bergengsi itu, Zaman terbang menuju Indonesia menyusuri tempat-tempat di mana Sri Ningsih menetap sejak kecil hingga ajal menjemputnya. Mulai Pulau Bungin, sebuah pulau terpencil di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kemudian Surakarta, Jawa Tengah, hingga Jakarta, Paris, dan London.

Kisahnya secara detail bisa dengan mudah ditemukan karena perempuan berdarah Jawa putri seorang nelayan tangguh ini sangat menyukai dunia literasi. Dia selalu menuliskan kisahnya dalam buku harian dengan lengkap. Mulai tanggal peristiwa, nama orang, nama tempat, hingga rincian kisahnya, semua ditulis dengan rapi. Hal inilah yang memudahkan Zaman mengurai satu demi satu teka-teki siapa ahli waris harta Sri Ningsih. 

Perjalanan hidup yang tidak mudah sejak masa anak-anak di Pulau Bungin, masa remaja bersama dua sahabatnya di Surakarta, hingga masa dewasanya di Jakarta, Paris dan London berakhir manis meski harus kehilangan banyak orang-orang yang dicintainya.

Berikut ini adalah kalimat-kalimat indah dalam novel Tentang Kamu.

1. Pekerjaan pengacara sepertinya selalu menuntut kecepatan. (hal 32)

2. Janji adalah janji. Setiap janji, sesederhana apa pun itu, memiliki kehormatan.( hal. 45)

3. Sejak kapan seorang pilot menebak teka-teki sebuah kalimat?  (hal. 50)

4. Jangan mudah menangis, jangan suka mengeluh. Kamu adalah anak seorang pelaut tangguh. Bersabarlah dalam setiap perkara. (hal. 95)

5. Tidak pernah membenci walau sedebu. Tidak pernah berprasangka walau setetes. (hal 206)

6. Jika kita gagal 1000 kali maka pastikan kita bangkit 1001 kali (hal. 210)




7. Kenapa orang mudah mengkhianati? Bukankah dalam hidup ini kejujuran itu penting? ( hal. 239)

8. Kerja keras tidak pernah mengkhianati. (hal. 262)

9. Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakarmu. Jadilah seperti air yang mengalir sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru. (hal. 278)




10. Aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. (hal. 286)

11. Hati manusia persis seperti lautan, penuh misteri. Kita tidak pernah tahu kejadian menyakitkan apa yang telah dilewati oleh seseorang. (hal. 415)

12. Kebencian memang bisa menjadi energi mengagumkan. (hal. 503)

Bagaimana perjalanan hidup Sri Ningsih yang penuh liku-liku itu hingga membuatnya memiliki warisan sejumlah 19 milliar? Siapa sajakah orang-orang yang berpengaruh dalam hidupnya? Bagaimana cara Sri Ningsih melalui masa-masa sulitnya? 

Review Buku: Tentang Kamu

Seperti menjadi kekhasan novel-novel Tere Liye, ending dalam novel ini tak tertebak. Seorang sahabat akhirnya menjadi orang yang paling dihindari dikupas hingga beberapa bab. Kisah kelam masa kecil ternyata membuat Sri memiliki mental tangguh menjadi sentral cerita dalam novel ini. 

Yang menarik, tulisan-tulisan tangan Sri kepada sahabatnya pada akhirnya menjadi petunjuk utama bagaimana Sri bekerja keras menjalani kehidupan. Surat dan diary Sri membuat pembaca tahu bagaimana karakter masing-masing tokoh. Tere  Liye dengan sangat lihai menerangkan detail banyak peristiwa melalui baris-baris panjang tulisan Sri. Dia secara tidak langsung menegaskan betapa pentingnya arti sebuah jejak literasi. Bagaimana akhirnya dari tulisan kita bisa mengetahui hal-hal penting apa yang dialami seseorang dalam hidupnya dan siapa saja orang yang berpengaruh dalam hidup seseorang.

Dalam novel ini, Tere Liye juga mendeskripsikan wilayah-wilayah di Indonesia sebagai latar belakang cerita dengan sangat baik. Begitu detail dan informatif. Pembaca dibuat mengagumi kekayaan alam Indonesia, juga keanekaragaman budayanya yang unik. 

Kesabaran, kesungguhan, dan kerja keras adalah poin penting yang dikedepankan dalam novel ini, selain tentang besarnya dampak kebencian pada hubungan persahabatan. Tere Liye menuliskan dengan sangat gamblang, bagaimana seorang anak nelayan dari pulau terpencil seperti Sri Ningsih bisa berangkat  ke Surakarta untuk belajar di pondok pesantren, bisa berdagang di Tanah Abang, bisa ke Paris, juga ke London. Bahkan, hingga saat tak lagi muda, dia masih aktif berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya dengan berkebun dan mengajar seni tari. Semua dilakukannya dengan penuh cinta. Hidup baginya adalah perjuangan. Kasih sayang dari orang-orang di sekitarnyalah yang memompa semangatnya untuk terus menebar kebaikan. Orang-orang itulah yang pada akhirnya mendapat bagian dari harta warisannya yang sangat banyak, yaitu 19 triliun. 

Pembaca novel ini tidak akan menduga, bahwa perjalanan panjang Zaman menemukan kejelasan tentang siapa ahli waris harta Sri Ningsih ternyata bermuara di sebuah tulisan dalam secarik kertas dalam sebuah kotak yang sejak awal sudah di tangan Zaman. Luar biasa. Sekali lagi, Tere Liye selalu sukses mengaduk emosi pembaca, seakan menyelami samudera makna kata tanpa batas.

Hanya saja, bagi Anda yang kurang suka cerita misteri, novel ini akan terkesan membosankan dan sulit tertebak alurnya. Kadang maju, kadang mundur, kadang maju mundur. Namun, penulis sekelas Tere Liye tentu tidak sulit mengemas fakta dalam cerita menjadi sajian yang realistis dan penuh kejutan. 

Penasaran dengan ceritanya secara rinci? Tentang bagaimana Tere Liye meramu kisah cinta dan perjuangan dalam kemasan misteri yang memikat? Bagi Anda yang belum pernah membaca novel ini, saya menyarankan segera memasukkan bacaan bergizi ini dalam daftar novel yang harus segera dibeli. Anda bisa mendapatkan di Gramedia, Toga Mas, atau toko-toko buku favorit di kota Anda. Semoga dengan membaca buku ini, kita lebih semangat menjalani hari-hari yang makin sulit ini dan lebih lapang dada menjalani kenyataan hidup.











Review Buku: 365 Hariku Bersama Ananda. Terapi Mandiri pada Anak dengan Gangguan Selective Mutism

Rabu, 08 April 2020



Menanti kehadiran buah hati adalah hal menakjubkan dalam perjalanan hidup hampir setiap pasangan suami istri. Apakah Anda juga demikian? Kalau ya, Anda tidak sendiri. Jutaan pasangan menikah menanti buah hati dengan debar tak biasa. Melangitkan doa dengan hati yang dilingkupi kepasrahan. Sungguh suatu karunia yang besar saat Allah akhirnya menitipkan amanah berupa kelahiran buah hati.

Hal menakjubkan berikutnya adalah menemani tumbuh kembang anak. Setiap jengkal, setiap inci peningkatan kemampuan anak adalah kebahagiaan. Terlebih lagi, bila pasangan suami istri memahami konsep syukur dan mengaplikasikannya secara tepat dalam kehidupan berumah tangga. Mereka tidak mudah kecewa bila mendapati anak terlahir "berbeda." Tidak buru-buru menangis saat melihat anak memiliki "kekurangan," tetapi justru membuat hari-hari orang tuanya lebih berwarna, lebih semangat meningkatkan kemampuan anak, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Buku berwarna ceria yang ditulis oleh Sitatur Rohmah ini bisa menjadi salah satu bekal para orang tua menjalani hari-hari dengan anak yang "berbeda." Bagaimana caranya? Bukan dengan membanding-bandingkan dengan teman sebaya atau saudaranya, bukan dengan membuatnya merasa "tersisih," tetapi justru membuatnya merasa diterima dan diakui keberadaannya seperti halnya anak-anak yang lain.

Penulis asal Solo ini mengupas tuntas tentang aktivitasnya membersamai sang buah hati yang mengalami Selective Mutism, yaitu suatu gangguan kecemasan yang membuat anak fobia bicara atau memilih mode "mute" (diam) di lingkungan yang membuatnya tidak nyaman. Sebuah gangguan tumbuh kembang yang jika diabaikan akan berdampak buruk di masa depan. Lantaran kemampuan berinteraksi dan bersosialisasi merupakan salah satu bentuk kemampuan penting di masa tumbuh kembang anak-anak maka segera mengatasinya adalah langkah tepat dan bijak.

Blurb | 365 Hariku Bersama Ananda

Apakah buah hati Anda mengalami kondisi cenderung pendiam, pemalu atau sulit berkomunikasi jika berada di luar rumah dan sebaliknya menjadi cerewet atau terbuka ketika berada di rumah atau lingkungan yang sudah dikenalnya?

Jika kondisi tersebut berjalan dalam waktu lama, tak ada salahnya jika kita mewaspadai bahwa mereka mengalami gangguan selective mutism. Apa itu selective mutism? Sejauh mana gangguan tersebut berbahaya dan memengaruhi tumbuh kembang anak?

Menyimak kisah dalam buku ini akan membawa kita belajar dan memahami bagaimana menghadapi anak dengan gangguan selective mutism. Buku ini memaparkan perjuangan seorang ibu membersamai buah hati dengan selective mutism melalui pola asuh, pendekatan dan pendampingan yang tepat secara mandiri.

Dengan mencari rujukan, menelaah, mengkaji, memodifikasi serta menerapkan pola asuh dan pendekatan yang sesuai dengan kondisi dan karakter si anak, dalam kurun 365 hari, anak mengalami perubahan yang signifikan ke arah positif.

Data Buku: 365 Hariku Bersama Ananda

Judul: 365 Hariku Bersama Ananda, Terapi Mandiri pada Anak dengan Gangguan Selective Mutism

Penulis : Sitatur Rohmah

Editor : A. Mellyora

Desain Sampul: Wendy TAJ

Ilustrator: Bayu Aryo D

Penata Letak isi: Tofa

Proofreader: Cahyadi H. Prabowo

ISBN : 978-623-7506-10-2

xiv, 146 hlm, 21 cm

Cetakan 1- Solo, Desember 2019
Penerbit: Metagraf, Creative Imprint of Tiga Serangkai

Kategori: Parenting


Harga: Rp 50.000,-

Tentang Penulis

Sitatur Rohmah, seorang ibu rumah tangga penuh waktu dengan dua putri dan dua putra. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret tersebut lebih memilih bekerja di dunia radio. Tak kurang dari 15  tahun ia meniti karir di dunia kepenyiaran, mulai sebagai penyiar, (broadcaster), reporter, programmer siaran, hingga terakhir manager siaran, sebelum akhirnya resign dan fokus mengurus keluarga.

Dunia literasi mulai dilirik sekitar bulan Juli 2018 saat anak bungsunya mulai masuk ke bangku sekolah dasar. Dengan niat memanfaatkan waktu untuk sesuatu yang lebih bermanfaat, ia mulai mengikuti kelas kepenulisan secara online. Pilihan jatuh pada tulisan nonfiksi dengan kekhususan menulis artikel bertema parenting dan lifestyle. Tulisannya dalam bentuk artikel sudah banyak dimuat, baik di media online maupun media cetak.

Karya literasinya berupa buku antologi bersama anggota komunitas penulis, antara lain Dawai Kata Hati (Kumpulan Prosa Liris)-JA-Publishing, 2018, Rihlah to Jannah (Kumpulan Cerita Inspiratif), Pejuang Literasi-2019, Bukan Kartini Terakhir (Kumpulan Cerita Inspiratif tema Kartini Era Milenial)-Dandelion Publisher, dan beberapa buku antologi yang masih dalam proses cetak.

Salah satu prestasi yang ditorehnya di dunia literasi adalah memenangi Lomba Menulis Artikel yang diselenggarakan oleh Koperasi Pondok Pesantren Daarut Tauhid, pada bulan Mei 2019 sebagai juara 1.

Review Buku:  365 Hariku Bersama Ananda. Terapi  Mandiri pada Anak dengan Gangguan Selective Mutism

Buku bernuansa pink yang nyaman dibaca ini tebalnya 146 halaman.  Sebagai buku parenting yang mengajak pembaca menerima sepenuhnya kondisi anak dengan gangguan selective mutism, penulis sukses mengulas secara rinci bagaimana sebaiknya orang tua mengambil langkah bijak.

Disusun rapi dalam tiga bab, yaitu
Bab 1: Menyadari dan Menerima 
Bab 2: Membersamai dan Melompat Bersama
Bab 3: Melangkah Optimis dengan Anak Selective Mutism

Pada bab 1, penulis secara rinci membuat pembaca paham dengan istilah selective mutism, salah satunya dengan menandaskan bahwa selective mutism bukanlah gangguan komunikasi. Selain itu, gangguan itu tidak muncul bersamaan dengan gangguan perkembangan, skizofrenia, atau gangguan psikosis yang lain. (hal.5)

Kebiasaan masa kecil, terutama masa balita akan sangat berpengaruh pada kebiasaan saat dewasa kelak. Itulah sebabnya, jika ada kebiasaan yang kurang pas, harus diperbaiki atau diubah supaya anak menemukan pola yang tepat. (hal. 6)

Lebih lanjut penulis menjelaskan perlunya keteraturan jadwal dalam keseharian anak, mulai tidur, bermain, berinteraksi dengan keluarga, hingga tidur lagi. Bila anak memiliki pola yang tepat dan kebiasaan baik yang diterapkan orang tua di rumah, kemungkinan anak mengalami selective mutism bisa dicegah.

Namun, bila hal itu tidak dilakukan orang tua, dan anak telanjur mengalami kesulitan berkomunikasi jika berada di luar rumah, tetapi menjadi cerewet ketika di dalam rumah atau di lingkungan yang dikenalnya, orang tua perlu melakukan upaya serius agar kondisi itu tidak berlanjut.

Pada bab 2, penulis menegaskan bahwa secara umum, yang dibutuhkan anak dengan selective mutism adalah penerimaan terhadap dirinya secara utuh, termasuk kekurangannya. (hal. 22).

Penulis menceritakan beberapa situasi yang membuat anak sedih, bahagia, takut, marah, bermacam rasa lain dan korelasinya dengan rasa percaya diri anak. Hingga akhirnya dapat ditunjukkan bahwa rasa percaya diri menjadi modal utama untuk menghalau ketakutan berbicara (hal. 22).

Berbagai langkah membersamai anak ditunjukkan dengan manis oleh penulis. Yang terpenting adalah menghindari lima hal dalam menghadapi anak dengan selective mutism dan kapan membutuhkan bantuan tenaga profesional.

Pada bab 3 atau bab terakhir, yaitu melangkah optimis dengan anak selective mutism. Penulis kembali menegaskan mengajak pembaca untuk mengakui bahwa setiap anak adalah istimewa. Tiap anak dikaruniai kelebihan dan kekurangan yang masing-masing tentu tidak sama. Itulah sebabnya, mereka harus diterima apa adanya. Bila menemukan kekurangan, bukannya panik, tetapi harus cepat dan tanggap, serta mengambil langkah cepat untuk memperbaiki.

Anak dengan selective mutism memerlukan penanganan khusus, perlakuan khusus, dan teknis khusus pula (hal. 120). Orang tua sangat perlu menggali sebanyak-banyaknya informasi mengenai gangguan yang satu ini agar melangkah cepat untuk memperbaiki.


Baca juga:

4 Hal yang Membuat Anak Unik dan Berbeda

Apakah buku 365 Hariku Bersama Ananda ini layak dibaca?

Tentu.

Buku dengan soft cover ini sangat layak dibaca oleh orang tua, guru, maupun pemerhati masalah parenting. Tulisan demi tulisan dalam tiap bab adalah based on  true  story. Mengupas langkah-langkah menemukan kekurangan dan memperbaikinya sebelum semuanya terlambat. Quote-quote pembangun jiwa yang bertebaran dalam buku ini begitu inspiratif dan membuat pembaca makin memahami pentingnya mengamati anak, menemukan kekurangan dan kelebihannya, serta  bersegera merancang penanganan terbaik.

Pengalaman orang tua lain,  paparan dan penjelasan dokter, dan deretan data dari sumber terpercaya membuat buku ini sarat info bergizi yang sayang bila dilewatkan.

Kekurangan

Tak ada gading yang tak retak. Hampir tidak ada buku yang sempurna, demikian juga buku ini. Saya tidak mendapati penulis menunjukkan periode waktu dalam menangani ananda yang diketahui mengalami gangguan.

Dalam benak saya saat membaca judul buku ini, penulis memaparkan upaya-upaya terapi mandiri dengan menunjukkan langkah konkret dari waktu ke waktu selama 365 hari. Misalnya 100 hari pertama, hal yang dilakukan apa, 100 hari kedua langkah apa yang ditempuh, dan sisa hari menunjukkan upaya apa saja. Nyatanya, penulis tidak melakukan hal ini sehingga saya akhirnya menganggap kata "365 hari" itu hanya kiasan yang bermakna bahwa upaya yang dilakukan orang tua membersamai ananda dilakukan sepanjang waktu, sepanjang tahun, dan terus menerus tanpa kenal lelah.

Selain itu, saya juga tidak mendapati keterlibatan saudara, baik saudara kandung ataupun sepupu mengatasi gangguan ananda. Apakah hubungan dengan saudara berpengaruh pada proses penyembuhan? Hal ini tidak dijelaskan. Saya mengibaratkan dalam menghadapi anak saya sendiri yang mengalami speech delay dan kerusakan syaraf motorik halus. Keterlibatan saudara kandung berpengaruh sangat besar pada upaya terapi. Penerimaan dan dukungan saudara kandung menambah semangat belajar anak saya. Tidak ada olok-olok, perlakuan sama, kesempatan dan kepercayaan yang sama membuatnya merasa lebih berarti dan tidak minder karena "keterbatasannya."

Simpel, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami adalah kesan yang didapat setelah menyelami makna lembar demi lembar dalam buku ini. Sajian data yang akurat membuat kalimat demi kalimat dalam buku ini menjadi semacam pelecut semangat bagi para orang tua agar lebih intens memperhatikan tumbuh kembang buah hati. Bahwa kebutuhan mereka tidak cukup sekadar terpenuhi sandang, pangan, dan papan semata, tetapi juga perhatian tulus, penerimaan dan kepercayaan, serta dorongan untuk tidak putua asa menjalani hari-hari bagaimana pun kondisinya.

Penasaran bagaimana langkah detail penulis melakukan terapi mandiri kepada buah hatinya? Jangan ragu mendekap buku ini. Pelajaran sederhana dari kisah keseharian yang dikemas manis dalam buku ini memiliki makna yang tidak sederhana. Anda akan dibuat makin bersyukur atas kehadiran buah hati dan tidak lagi merasa berkecil hati bila menemukan "kekurangan."

Anda bisa segera mendapatkan buku ini di toko-toko buku ternama di kota Anda. Bisa pula menghubungi langsung di nomor WA Penulis: 085105016441